Pendahuluan
Di peradaban dunia yang semakin maju ini ilmu pegetahuan
manusia semakin berkembang, apalagi ilmu pengetahuan tentang teknologi yang
semakin tidak terbendung perkembangannya. Disini kita sebagai manusia yang
harus mengikuti perkembangan ataukah perkembangan yang harus menunggu manusia?
Banyak manusia yang tidak dapat mengikuti perkembangan teknologi bukan karena
alasan tidak mau atau tidak bisa, namun banyak saudara kita yang dihadapi
dengan yang namanya kemiskinan sehingga mereka terhalangan dengan perkembangan
teknologi.
Teori
Ilmu Pengetahuan
Ilmu pengetahuan adalah seluruh usaha sadar untuk
menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan
dalam alam manusia. Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang
pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan
kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya.
Teknologi
Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan
barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan, dan kenyamanan hidup manusia.
Penggunaan teknologi oleh manusia diawali dengan pengubahan
sumber daya alam menjadi alat-alat sederhana. Penemuan prasejarah tentang
kemampuan mengendalikan api telah menaikkan ketersediaan sumber-sumber pangan,
sedangkan penciptaan roda telah membantu manusia dalam beperjalanan, dan
mengendalikan lingkungan mereka. Perkembangan teknologi terbaru, termasuk di
antaranya mesin cetak, telepon, dan Internet, telah memperkecil hambatan fisik
terhadap komunikasi dan memungkinkan manusia untuk berinteraksi secara bebas
dalam skala global. Tetapi, tidak semua teknologi digunakan untuk tujuan damai;
pengembangan senjata penghancur yang semakin hebat telah berlangsung sepanjang
sejarah, dari pentungan sampai senjata nuklir.
Teknologi telah memengaruhi masyarakat dan sekelilingnya
dalam banyak cara. Di banyak kelompok masyarakat, teknologi telah membantu
memperbaiki ekonomi (termasuk ekonomi global masa kini) dan telah memungkinkan
bertambahnya kaum senggang. Banyak proses teknologi menghasilkan produk
sampingan yang tidak dikehendaki, yang disebut pencemar, dan menguras sumber
daya alam, merugikan, dan merusak Bumi dan lingkungannya. Berbagai macam
penerapan teknologi telah memengaruhi nilai suatu masyarakat, dan teknologi
baru seringkali mencuatkan pertanyaan-pertanyaan etika baru. Sebagai contoh,
meluasnya gagasan tentang efisiensi dalam konteks produktivitas manusia, suatu
istilah yang pada awalnynya hanya menyangku permesinan, contoh lainnya adalah
tantangan norma-norma tradisional.
Kemiskinan
Kemiskinan adalah keadaan di mana terjadi ketidakmampuan
untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung,
pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat
pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan
pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Sebagian orang memahami istilah
ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari
segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah
yang telah mapan.
Pembahasan
Di Indonesia sendiri ilmu pengetahuan sudah berkembang,
apalagi ilmu pengetahuan mengenai teknologi yang semakin maju. Kita ambil
contoh seperti berkembangnya teknologi internet di indonesia sendiri yang
semakin maju. Pada saat ini kita tidak sulit untuk menemukan yang namanya
internet, dimana-mana jaringan internet sudah wajib ada dan menjadi kebutuhan
yang penting bagi seseorang. Menggunkan internet juga sangat mudah, anak umur 6
tahun saja sudah banyak yang mampu mengkases internet. Karena kebutuhan
sesorang terhadap internet, sesorang akan mengularkan biaya yang dikatakan
tidak sedikit untuk mendapakan internet. Namun dibalik enaknya kehidupan
seseorang yang mampu mengggunakan teknologi yang sangat memudahkan hidupnya,
terdapat saudara-saudara kita yang masih buta akan teknologi tersebut. Mereka
buta akan teknologi bukan karena mereka tidak tau, tetapi karena faktor biaya
yang bisa dikatakan mahal. Mereka yang memiliki uang pas-pasan atau dapat
dikatakatan jauh dari kehidupan sejahtera lebih mementingkan kebutuhan pokok
dibandingkan dengan kemajuan teknologi. Sebagai contoh seperti kehidupan di
perdesaan yang masih sangat sederhana. Orang-orang di perdesaan bukannya bodoh
akan teknologi, namun mereka lebih mementingkan kebutuhan hidup terlebih
dahulu.
Analisis
Kehidupan dengan teknologi yang semakin berkembang pesat
sangatlah membantu kita, namun kemajuan teknologi yang tidak didasarkan oleh
pengetahuan yang banyak akan sia-sia. Kemajuan teknologi hendaknya digunkan
dengan sebaik mungkin, dan jangan sampai merusak norma-norma dan adat istidat daerah
setempat. Selain menanggapi perkembangan teknologi yang maju, hendaknya kita
juga peka terhadap saudara-saudara kita yang kesusahan dan tidak dapat
mendapatkan ilmu pengetahuan yang banyak karena keterbatasan ekonomi.
Sumber: